Sabtu, 18 Oktober 2008

Pengertian Berita

Berita (news) merupakan sajian utama sebagian besar media massa disamping views (opini, pendapat). Mencari dan menyusun berita lalu menyiarkannya lewat media, merupakan tugas pokok jurnalis/reporter/wartawan.

Micthel V. Charnley mengemukakan pengertian berita yang lebih lengkap dan untuk keperluan praktis layak dijadikan acuan bagi jurnalis. Ia mengatakan, “Berita adalah laporan tercepat dan suatu peristiwa atau kejadian yang faktual, penting dan menarik bagi sebagian besar pembaca, serta menyangkut kepentingan mereka”.

Dari pengertian tersebut, terdapat empat unsur yang harus dipenuhi oleh sebuah berita, sekaligus menjadi “karakteristik utama” sebuah berita yang layak dipublikasikan (layak muat) dimedia massa yaitu :

1. Cepat, yakni aktual atau ketepatan waktu. Dalam unsur ini terkandung makna harfiah berita (news), yakni sesuatu yang baru (new). “Tulisan jurnalistik,” kata Al Hester,” adalah tulisan yang memberi pemahaman pada pembaca atau informasi yang tidak diketahui sebelumnya.

2. Nyata (faktual), yakni informasi tentang sebuah fakta (fact), bukan fiksi atau karangan. Fakta dalam dunia jurnalistik terdiri dari kejadian nyata (real event), pendapat (opinion), dan pernyataan (statement) sumber berita. Dalam unsur ini terkandung pula pengertian, sebuah berita harus merupakan informasi tentang sesuatu yang sesuai dengan keadaan sebenarnya atau laporan mengenai fakta sebagaimana adanya. “Seorang wartawan harus menulis apa yang benar saja,” ujar M. L. Stein (1993:26), seraya mengingatkan, “Jangan sekali-kali mengubah fakta untuk memuaskan hati seseorang atau suatu golongan. Jika sumber anda dapat dipercaya, itulah orang paling penting.”

3. Penting, artinya menyangkut kepentingan orang banyak. Misalnya peristiwa yang akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat secara luas, atau dinilai perlu diketahui dan diinformasikan kepada orang banyak, seperti kebijakan baru pemerintah, kenaikan haga, dan lain sebagainya.

4. Menarik, artinya mengundang orang untuk membaca berita yang kita tulis. Berita yang biasanya menarik perhatian pembaca, disampng yang aktual dan faktual serta menyangkut kepentingan orang banyak, juga berita yang bersifat menghibur (lucu), mengandung keganjilan atau keanehan, atau berita human interest (menyentuh emosi, menggugah perasaan).

Keempat hal itulah antara lain hal-hal penting layak menjadi acuan bagu jurnalis dalam mencari dan menulis berita untuk medianya. Dengan demikian, seorang jurnalis hendaknya mampu membedakan mana fakta/peristiwa yang mempunyai nilai berita dengan yang tidak bernilai berita.

0 komentar: