Sebelum wartawan menyusun dan menyiarkan berita lewat medianya, tentu saja ia terlebih dahulu harus mencari berita itu. Kegiatan ini pada prinsipnya bisa dikerjakan setiap waktu, bergantung pada mood, peristiwa yang terjadi, atau ada-tidaknya penugasan dari redaksi.
Mencari berita bisa dilakukan degan beragam cara, seperti wawancara, mendatangi secara teratur instansi pemerintah atau swasta, atau tempat-tempat lain yang dimungkinkan munculnya hal-hal yang dapat menjadi berita (beat system). Dengan kata lain, cara pencarian berita dengan sistem ini dilakukan dengan “ngepos” atau mangkal ditempat-tempat tertentu yang biasanya dari tempat itu banyak hal (informasi) yang muncul dan layak diketahui orang lain.
Bisa pula dengan mengembangkan berita yang sudah muncul (follow up system), yakni dengan cara melengkapi, mempertajam, atau menekankan hal-hal khusus dari berita tersebut.
Mengenai tehnik mencari berita, berikut dikutikan secara singkat beberapa poin penting cara mencari berita, sebagaimana dimuat dalam Pedoman untuk Wartawan (1992), yang disusun berdasarkan petunjuk dari reporter-reporter yang berpengalaman.
1. Memiliki rasa ingin tahu. Jika tidak memiliki hal ini, anda tidak akan menjadi reporter yang baik. Munculan terus pertanyaan mengapa.
2. Tinggalkan kantor. Berita tidak muncul dibalik mesin pendingin ruang dikantor.
3. Bicaralah dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Perhatikan apa yang anda dengar dari orang-orang disekitar anda.
4. Baca koran anda sendiri. Banyak reporter tidak suka membaca tulisan orang lain, termasuk teman sendiri. Ikuti perkembangan koran anda.
5. Jangan segan-segan meniru ide-ide dari surat kabar lain, tapi jangan pula menjadi reporter yang selalu meniru, karena anda akan kehilangan kreativitas sendiri.
6. Baca pernyataan-pernyataan resmi, meskipun terasa membosankan. Pernyataan itu munkgin mengandung bibit berita.
7. Perhatikan televisi dan dengarkan radio. Media-media itu sekali-sekali menampilkan berita baik yang bisa anda angkat dan kembangkan.
8. Sediakan suatu map peristiwa mendatang (maksudnya, catatan tentang jadwal atau agenda acara yang bisa menjadi berita, seperti seminar, peresmian, turnamen, perayaan hari-hari besar, dan sebagainya).
9. Kunjungilah pasar dan pameran.
10. Mengobrollah dengan sesama reporter.
11. Gunakan waktu untuk berkeliling kota anda, berbaurlah dengan masyarakat jangan asingkan diri anda.
12. Sekali-sekali pergilah menyendiri dan berpikir untuk memunculkan ide pencarian/pembuatan berita.
0 komentar:
Posting Komentar